Senin, 11 November 2019

SADARI...!! ADANYA BALA TENTARA SORGA.

Apakah ada Balatentara Kerajaan Sorga? 
Wahyu 12:7-9
"Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya, tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat lagi tempat di sorga. Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya." 

Suatu peperangan di Sorga, dalam alam tidak kasat mata. Berarti dalam Kerajaan Sorga, harus dipahami adanya pemberontakkan di Sorga. Pemberontakan itu dilakukan oleh 'naga' atau 'naga besar', atau Iblis atau Satan. Dan pemberontak itu mempunyai pengikut-pengikut, yakni 'malaikat-malaikat' naga, atau malaikat Iblis. Pemberontakan itu ditindas oleh Mikhael beserta malaikat-malaikat rombonganya, yakni yang setia kepada Kerajaan atau kepada Raja Sorga. Pemberontakkan di Sorga berakhir dengan terlemparnya Iblis ke dunia, bersama malaikat-malaikat Iblis. 

Iblis terlempar ke bumi ke Kawasan kehidupan manusia. Untuk selama-lamanya Iblis tidak dapat lagi merecoki Sorga, dalam Alam Tidak Kasat Mata. Maka Mikhael dan rombongannya tentu kembali kepada tugas harian: melayani Raja. Termasuk melayani anak-anak Kerajaan. Peranan itulah yang dituliskan di dalam Ibrani 1:13-14 "Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?

Raja Sorga mengutus Malaikat Sorga yang setia, untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan. mereka yang masih berada di bumi; mereka yang masih mungkin disesatkan oleh Iblis, penyesat seluruh dunia. 

Pemberontakkan yang sudah usai di Sorga, dilanjutkan dengan peperangan di dalam diri manusia! Itulah sebabnya Raja Sorga melengkapi anak-anak Kerajaan dengan Roh Kudus (secara internal) dan rombongan Mikhael untuk melayani manusia yang harus memperoleh keselamatan (secara eksternal) agar jangan disesatkan lagi oleh si Iblis. 

Wahyu 12:9, menjelaskan bahwa Iblis menyesatkan seluruh dunia! Artinya menyesatkan seluruh umat manusia. Maka tidak ada lagi manusia yang layak menyatakan dirinya tidak sesat kecuali mereka yang dengan sadar sudah bergabung dengan Kerajaan Sorga. Dengan cara meninggalkan rombongan Pemberontak yang sempat menyesatkan dia. Bergabung ke dalam Kerajaan  Sorga harus dilakukan sekaligus dengan meninggalkan rombongan Iblis pemberontak!

Tidak cukup dengan menyatakan diri memeluk agama Kristen, atau mengaku anggota sekte kristiani tertentu, atau jemaatnya hamba gereja yang hebat. Harus tegas-tegas menyatakan "AKu meronta dari penguasaan Iblis dan bergabung dengan KerajaanNya Sorga." Namun, meninggalakan rombogan Pemberontak bukan perkara mudah. Sebab Iblis 'mengikat' kuat-kuat yang sudah dia sesatkan. Bahkan memperkarakan di di hadapan Mahkamah Raja, berharap beroleh kesempatan menggocoh, bila Raja memvonnis si terdakwa itu. Ibis pulalah yang akan menggocoh orang itu, seperti gocohannya terhadap Ayub. Dengan harapan agar orang itu menganggap Tuhanlah yang sudah mencobai dia (secara tidak adil), sehingga cenderung menjauh dari Tuhan. Bahkan mungkin menghujat Tuhan. Kemungkinan lain, orang itu mungkin meminta pertolongan dari hamba Iblis untuk mengatasi masalahnya. Semisal pertolongan paranormal untuk menyembuhkan dia dari penyakit hasi gocohan Iblis. Atau bantuan dukun, atau hamba Iblis lainnya. 

Begitu kuatnya ikatan Iblis dan gocohannya, sehingga dibutuhkan otoritas Kerajaan Sorga, untuk bertindak menolong, sesuai dengan iman manusia kepada Raja Sorga. Dilanjutkan dengan pengawalan oleh malaikat Sorga yang setia, Ibrani 1:13-14.  

Di dalam status sebagai 'anak Kerajaan', sewajarnyalah mereka beroleh 'bodyguard', yakni pengawal pribadi, yang bersiaga siang dan malam, menangkali serangan Iblis yang tidak rela ditinggalkan oleh anak Kerajaan yang 'memberontak' terhadap Iblis itu. Namun jangan salah mengerti manfaat penyertaan malaikat pengawal. Yesus Anak Manusia mengajarkan hal ini dalam Matius 26:53, "Atau kau sangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu AKu? 

Malaikat Sorga diutus untuk melayani mereka yang harus beroleh keselamatan. Tetapi melayani bukan seturut kehendak manusia, melainkan suturut kehendak Bapa Sorgawi. Maka setiap kebutuhan khusus tentang pengawalan malaikat Sorga harus dimohonkan kepada Bapa Sorgawi, seperti yang dicontohkan Yesus di dalam kutipan di atas. 

Sudahkah Saudara meminta pengawalan malaikat Sorga kepada Bapa Sorgawi? 

Segala kemuliaan dan hormat,
Bagi Bapa di Sorga dalam nama Yesus Raja Sorgawi! Amin.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar